Fakta Ilmiah Dibalik Anjuran Mengkonsumsi Kurma Saat Sahur & Berbuka Puasa

Share

Ada yang nggak tau apa itu buah Kurma ? buah kurma itu identik dengan bulan puasa. Kurma adalah sejenis tumbuhan palem (palma) atau bahasa latinnya lebih di kenal sebagain phoenix dactylifer. Buahnya boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupun masih mentah. Buah ini berasa manis, karena tingginya kandungan gula dalam buah ini, orang yang memakannya akan mendapatkan tambahan energi, terutama bagi orang yang berpuasa Dibalik rasa manis buah ini ternyata kurma juga memiliki fakta menarik loh, apa saja fakta menarik mengkonsumsi kurma, simak penjelasan berikut ini

Organisasi Kesehatan atau WHO, menyimpulkan bahwa zat gula yang terdapat dalam kurma berbeda dengan zat gula dalam buah – buahan lain. Gula tebu tau gula pasir mengandung sukrosa atau zat yang berlangsung diserap kedalam tubuh. Saat dicerna tubuh, sukrosa harus terlebih dahulu dicerna enzim sebelum berubah menjadi glokosa. Proses panjang tersebut tidak berlaku bagi kurma yang memang telah mengandung glukosa.

Fakta Ilmiah Konsumsi Kurma

Menurut tinjauan medis dan pengobatan, kurma memiliki manfaat sebagai berikut :

  1. Terdapat beberapa bahan kimia yang memengaruhi hormon oksitosik di dalam kurma, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko pendarahan setelah melahirkan. Selain itu, di dalam kurma juga terdapat hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Kurma juga mengandung hormon pembangkit kelenjar susu sehingga dapat memperlancar ASI.
  2. Serat selulosa yang ada pada kurma berguna untuk membangkitkan kerja usus. Serat ini tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan, sehingga dapat menjaga tubuh supaya terhindar dari kekosongan perut.
  3. Kurma mengandung vitamin A yang sangat baik bagi tubuh. Sebagaimana kita ketahui, vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman penglihatan mata, dan pencegahan infeksi. Itu sebabnya, orang – orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan memfokuskan penglihatan.
  4. Fosfor dan kalsium yang terdapat pada kurma diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan fungsi kelenjar tubuh. Selain itu, fosfor berperan penting sebagai nutrisi otak sehingga jika dikonsumsi secara teratur maka dama jangka panjang bisa mencerdaskan otak. Sementara, kandungan magnesium yang ada pada kurma sangat penting bagi aktivitas kehidupan didalam tubuh, serta sebagai pertahanan dari penyakit.
  5. Kurma mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
  6. Kalium (potassium) yang terdapat di dalam kurma sangat bermanfaat untuk mengatasi kelelahan, membantu jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Karena begitu besarnya manfaat kurma bagi kesehatan, Rasulullah Saw. Menganjurkan umatnya supaya mengonsumsi kurma, terutama ketika sahur dan berbuka puasa, sebagaimana sabda beliau :

“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan tamar (kurma kering) karena itu adalah berkah. Apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena air adalah bersih (menyucikan).” (HR. Tirmizi, Ibnu Majah, Nasa’I dan Abu Dawud).

Dalam hadist lain yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud, Annas bin Malik Ra. Menuturkan bahwa Rasulullah Saw. Berbuka sebelum shalat dengan beberapa butir kurma basah (ruthab). Apabila tidak ada kurma basah maka beliau berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamar). Dan, apabila tidak ada kurma kering makan beliau meminum beberapa teguk air.

Ternyata, anjuran berbuka puasa dan sahur dengan kurma mengandung manfaat yang luar biasa. Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah penelitian, secara kimiawi dan biologis, kurma yang dimakan setara dengan 85-87% dari beratnya. Dan, kurma engandung 20-24% air, 70-75% zat gula, 2-3% protein, 8,5% serat, dan kadar lemk rendah yang tentu saja berdampak baik bagi kesehatan.

Manfaat kurma juga dinyatakan oleh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya, Zad Al-Ma’ad. Ia menyebutkan, kurma dapat menguatkan perut yang dingin, menyamankan, dan menyuburkan.

Kurma termasuk buah yang paling mulia dan bermanfaat. Kurma merupakan raja buah-buahan, penguat liver, dan melembutkan tabiat.

Kurma adalah buah yang paling banyak memberikan nutrisi. Memakan kurma sebelum makan pagi dapat membunuh cacing. Panas yang di kandung kurma merupakan penawar racun. Oleh karena itu, memakan kurma secara terus-menerus sebelum makan pagi dapat melemahkan dan mengurangi cacing. Kurma adalah makanan, obat, minuman sekaligus manisan.

Kandungan protein dan gula alami dalam buah kurma sangat mudah dicerna oleh sistem pencernaan tubuh sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang sedang berpuasa, baik ketika berbuka maupun pada saat sahur. Selain itu, kandungan potasium kurma juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi resiko serangan stroke. Di dalam buah kurma, potasium dikenal sebagai excellent source karena bermanfaat mengatasi dan mengurangi keletihan.

Para ahli gizi mengatakan, buah kurma mengandung kalium (zat yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah). Fungsi mineralnya menyebabkan denyut jantung teratur, mengaktifkan kontraksi otot, dan menstabilkan tekanan darah.

Mengkonsumsi buah kurma ketika berbuka puasa dapat memulihkan energi tubuh setelah seharian berpuasa. Sebab, di dalam kurma terdapat fruktosa dan glukosa, sejenis karbohidrat sederhana yang tinggi. Fruktosa dan glukosa ini merupakan energi siap pakai bagi tubuh.

Menurut Dr. Anwar el-Multi, kurma mengandung glukosa sebanyak 70%. seperti halnya fruktosa gula pada buah-buahan, glukosa kurma mudah dicerna dan dibakar oleh tubuh sehingga menghasilkan energi tinggi, tanpa mempersulit tubuh untuk mengelola, mencerna, dan memanfaatkannya untuk kebutuhan tubuh.

Selain bermanfaat untuk memulihkan energi setelah seharian berpuasa, kurma juga sangat baik untuk dikonsumsi pada saat sahur. Menurut dr. David Conning, segelas air yang mengandung glukosa akan diserap dalam waktu 20-30 menit. Karena kandungan seratnya yang tinggi, gula dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Itulah sebabnya, mengonsumsi kurma pada waktu sahur bisa menyegarkan tubuh sehingga tahan lapar.

Kurma yang di keringkan, seperti yang banyak di impor ke indonesia dari berbagai negara penghasil kurma, kadar airnya jauh berkurang sehingga kadar gulanya terdongkrak naik hingga 80%. Kadar gula yang tinggi inilah yang menjadi sumber energi bagi tubuh yang sedang berpuasa. Dalam beberapa penelitian juga dibuktikan bahwa tamar (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan bisa membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus.

Rasa manis alami dalam buah-buahan serta serat yang tinggi banyak berguna bagi kesehatan tubuh. Ketika insulin dalam tubuh cukup rendah, kemudian berbuka puasa dengan kurma, niscaya tubuh mendapat asupan gula yang cukup sehingga tubuh akan merespon secara normal. Alhasil insulin yang sebelumnya rendah akan naik secara perlahan. Dengan demikian, glikogen tidak langsung disimpan dan menjadi lemak dibawah perut.

Pengganti Lainnya Jika Tidak Ada Kurma

Lantas, asupan apa yang tepat untuk dikonsumsi saat berbuka puasa apabila tidak memiliki kurma ?

Sebagaimana dinyatakan dalam hadist sebelumnya, apabila tidak tersedia kurma, maka biasanya Rasulullah Saw, menggantinya dengan meminum air, adapun yang dimaksudkan ialah air putih atau air bening yang belum dicampur dengan sirup, teh, dan sebagainya.

Mengapa demikian ?

Menurut beberapa riset yang dilakukan oleh para ahli kesehatan, air putih berfungsi membantu saluran pencernaan menjadi siap untuk menerima makanan yang berat seperti nasi. Selain itu, manfaat lain meminum air putih ialah untuk mempersiapkan usus supaya dapat menyerap makanan secara lebih baik.

Lalu mengapa lebih baik meminum air putih tanpa dicampur bahan lain ? karena air putih memilikikinerja yang lebih optimal dibandingkan air yang sudah dicampuri bahan – bahan lain.

Nah, itu tadi fakta – fakta menarik mengkonsumsi kurma, jadi dalam sebuah anjuran yang di berkan pasti terdapat nilai manfaat yang sangat besar bagi yang melaksanakannya. Salah satunya ya ini, fakta menarik mengkonsumsi kurma saat sahur dan berbuka puasa. Semoga setelah membaca artikel ini kita jadi lebih tahu tentang manfaat buah kurma bagi kesehatan tubuh kita.

Read More