Kenapa Harus Tidur Menghadap ke Kanan ?

Share

Tidur malam yang baik dan berkualitas merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan tubuh, pikiran dan suasana hari. Namun, posisi tidur yang kurang tepat justru bisa berpengaruh buruk terhadap kesehatan. Professor Chris Idzikowski, direktur Sleep Assessment and Advisory Service, pernah melakukan penelitian terkait hal ini. Dan  dalam penelitiannya, ia melakukan studi terhadap 1.000 relawan. Ia menganalisis enam posisi tidur. Ternyata, posisi tidur cukup signifikan mempengaruhi kesehatan tubuh.

Sementara itu, menurut Dr. Hooman Melamed, ahli bedah ortopedi di DISC Sport & Spine Center, Los Angeles, California, Amerika Serikat, 80% populasi berkemungkinan mengalami nyeri punggung beberapa kali dalam hidupnya. Nyeri ini disebabkan oleh posisi tidur yang salah. Sebagaimana di kutip dari situs medicaldaily.com , ia menyebutkan bahwa posisi tidur dapat menyebabkan nyeri pada punggung dan leher, gangguan perut bahkan penuaan dini.

Tidur menghadap ke kanan
Photo by Shane on Unsplash

Menariknya, tidur menjadi salah satu bahasan penting dalam literatur islam. Melalui Al Qur’an dan hadist, agama Islam bahkan membahas jenis tidur, pentingnya tidur dan tatacara tidur yang baik. Islam menganggap tidur adalah salah satu tanda – tanda kebesaran Allah Swt. Terkai dengan cara atau etika tidur,Rasulullah Saw, menganjurkan kita supaya tidur menghadap atau berbaring ke kanan.

“Jika kalian hendak tidur di pembaringan, berwudhulah seperti wudhu untuk shalat. Kemudian, berbaringlah kamu dengan berbaring di lambung kananmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikianlah posisi tidur terbaik yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Manfaat besar dibalik anjuran beliau ternyata dapat dibuktikan secara ilmiah. Melalui beberapa riset yang dilakukan oleh para ahli, diketahui bahwa ketika seseorang tidur menghadap ke kanan, jantung hanya akan dibebani oleh paru – paru sebelahkiri yang ukurannya lebih kecil.

Selain itu tidur menghadap  ke kanan juga dapat menempatkan hati pada posisi stabil dan sangat baik untuk sistem pencernaan. Ketika seseorang tertidur dengan posisi menyamping ke kanan, makanan akan mampu dicerna oleh usus dalam waktu 2,5 sampai 4,5 jam. Sedangkan dalam posisi tidur yang lain, makanan baru akan selesai dicerna setelah 5 sampai 8 jam.

Berdasarkan laporan The Journal of American Collage of Cardiology yang dimuat oleh New York Times pada 21 februari 2011. disebutkan bahwa tidur dengan posisi miring kekanan akan lebih aman dari pada posisi tidur miring ke kiri. Menurut para ahli yang melakukan penelitian sejak tahun 2003 slam, tidur dengan posisi miring ke kanan bisa mengurangi resiko kegagalan fungsi jantung. Sebab, saat posisi tubuh miring ke kanan maka jantung yang berada dibagian kiri tidak tertindih oleh organ tubuh yang lain.

Manfaat lain dari tidur menghadap ke kanan

Mengistirahatkan otak kiri

Tidur menghadap ke  kanan sangat bermanfaat untuk mengistirahatkan otak kiri. Otak manusia terbagi menjadi dua bagian, yakni otak kiri dan otak kanan. Otak bagian kanan adalah otak yang “mengatur” organ tubuh sebelah kiri, demikian juga sebaliknya. Kumpulan saraf yang menggerakan tubuh bagian kanan terdapat dibagian kiri. Dengan tidur pada posisi miring ke kanan, otak bagian kiri akan terhidar dari bahaya yag timbul akibat terhambat sirkulasi darah.

baca juga : larangan tidur setelah shalat subuh

Mengurangi beban jantung

Posisi tidur menghadap ke kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusikan secara baik dan merata, serta terkonsentrasi disebelah kanan (bawah). hal ini dapat menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar dari jantung lebih rendah. Sehingga, denyut jantung menjadi lebih lambat dan tekanan darah juga menurun. Kondisi ini bisa membantu kualitas tidur.

Dalam beberapa penelitian telah dibuktikan bahwa jantung akan mudah didistribusikan darah ke seluruh tubuh saat seseorang tidur dengan posisi menghadap ke kanan. Sebab, pada posisi tidur mengahadap ke kanan, jantung tidak tertindih organ lain dan jantung berapa pada posisi lebih condong ke kiri. Sebaliknya, ketika seseorang tidur menghadap ke kiri maka jantungnya akna tertindih sehingga dipaksa bekerja ekstra saat memompa darah. Selain itu, posisi paru – paru yang berada dibagian atas menyebabkan paru – paru sebelah kanan memperoleh pasokan darah lebih baik dari pada paru – paru kiri, sehingga jantung pun mendapat aliran darah yang banyak pula, hal ini dapat memicu penyakit jantung.

Tidur dengan posisi miring ke kiri juga tidak baik bagi kesehatan karena jantung tertekan oleh paru – paru sebelah kanan. Ukuran paru – paru sebelah kanan lebih besar dibandingkan dengan paru – paru sebelah kiri. Jika paru – paru sebelah kanan menekan jantung tentu fungsi jantung akan terganggu, terutama pada orang yang sudah lanjut usia.

Tidur dengan posisi miring ke kiri mengakibatkan jantung tertekan oleh lever, organ pencernaan terberat yang berada disebelah kanan tubuh. Posisi lever sendiri tidak stabil karena menggantung. Selain itu, lever juga menekan lambung sehingga memperlambat proses pengosongan lambung.

Berbagai riset yang telah dilakukan oleh Galteh dan Butseh juga menunjukan, berpindahnya makanan dari lambung ke usus dapat dilakukan dalam waktu 2,5 – 2,5 jam. Jika seseorang tidur dengan posisi miring ke kanan. Hal yang sama baru akan diperoleh oleh orang yang tidur dengan posisi miring ke kiri dalam waktu 5 – 7 jam.

Mengistirahatkan lambung

Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung ketup keluaran menuju usus menghadap ke arah kanan bawah. Posisi tidur seseorang ternyata juga memengaruhi kinerja lambung. Jika seseorang tidur menghadap kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung) akan sediit terganggu sehingga memperlambat proses pengosongan lambung. Posisi ini juga mengakibatkan cairan usus kembali masuk menuju lambung, dengan erosi dinding lambung dekat pylorus.

Meningkatkan pengosongan kandung empedu dan pankreas

Aliran chime yang lancar bisa menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat. Hal ini dapat mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pankreas dapat meningkat dengan posisi tidur miring atau menghadap ke kanan.

Merangsangbuang air besar (BAB)

Ketika seseorang sedang tidur, pergerakan ususnya akan meningkat. Dengan posisi tidur yang menghadap ke sebelah kanan maka perjalanan makanan yang telah dicerna dan siap diserap oleh tubuh akan menjadi lebih lama. Hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar berada di bawah.

Selain itu, posisi tidur menghadap ke sebelah kanan juga dapat membantu proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) sehingga lebih cepat penuh. Apabila pengisian ini sudah penuh maka akan merangsang gerak usus besar yang diikuti relaksasi dari otot anus sehingga akan memudahkan dalam buang air besar.

Itulah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari menerapkan salah satu sunnah Rasulullah yaitu tidur menghadap ke kanan yang ternyata telah terbukti secara ilmiah hal itu dapat sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Semoga kita bisa selalu menerapkan sunnah dan amalan baik yang di terapkan Rasulullah. Aamiin

Read More