LARANGAN TIDUR SETELAH SHALAT SUBUH

Share
Larangan tidur setelah subuh

Siapa yang setelah shalat subuh tidur lagi ?. anda harus tahu bahwa tidak baik jika tidur lagi setelah subuh. dalam Islam mengajarkan agar kita tidak tidur lagi setelah waktu subuh. Tapi, dibalik larangan itu, ternyata ada alasan kenapa ada Larangan Tidur setelah subuh, apa saja alasannya ?.
simak artikel ini dengan baik ya !

Islam mengajarkan umatnya untuk bangun pada pagi hari sebelum matahari terbit. Hal inin ditandai dengan adanya perintah menjalankan Shalat subuh. Shalat ini memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan shalat-shalat wajib yang lain, yang sekaligus menunjukan pentingnya bangun di pagi hari. Selain itu, islam juga menganjurkan umatnya untuk tidak tidur setelah shalat subuh. Sebab, waktu tersebut merupakan waktu yang utama, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

Dalam sebuah riwayat, Abu Na’im mengisahkan bahwa Abdullah bin Amr bin Ash setelah shalat subuh berjalan dan menjumpai seseorang laki-laki tertidur. Maka, Abdullah bin Amr bin Ash menggerakkan lakii-laki itu dengan kakinya hingga terbangun. Kemudian, ia berkata, “tidakkah kamu mengetahui bahwasanya Allah Swt. Melihat hamba-hamba-Nya pada waktu ni dan memasukan mereka kedalam surga dengan rahmat-Nya.

Rasulullah Saw. Bersabda :

“Ya Allah, berkahilah bagi umatku pada pagi hariny.” (HR. Abu Dawud, Ibnu MAjah, dan Ibnu Hibban).

Mengenai tidur setelah shalat subuh, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah berkata, “termasuk hal yang makruh bagi mereka, yaitu orang shalih, adalah tidur antara shalat subuh hingga terbitnya matahari. Sebab, waktu itu adalah waktu yang sangat berharga. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung mengenai pemanfaatann waktu tersebut dari orang – orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam, mereka tidak beristirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit.”

“selain itu, waktu setelah shalat subuh merupakan awal hari sekaligus sebagai kuncinya. Waktu tersebut merupakan waktu turunnya rezeki, ada pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir, serta mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian yang mahal itu. Maka seyogyanya, tidur setelah shalat subuh seperti tidurnya orang yang terpaksa.”

Dalam kitab Zaaidul Ma’ad, Ibnul Qayyim menyebut bahwa terlalu banyak tidur dapat mematikan hati dan  mengakibatkan badan merasa malas dan memnuang-buang waktu. Tidur pada pagi hari bisa menyebabkan penyakit badan, di antaranya ialah melemahkan syahwat.

Dari sudut pandang agama, terdapat hikmah dan manfaat bagi orang yang terjaga dan beraktivitas setelah shalat subuh. Antara lain ialah mendapat pahala seperti melaksanakan ibadah haji dan umrah. Orang yang berdzikir setelah shalat subuh, kemudian diikuti dengan shalat dua rakaat ketika sudah masuk waktu dhuha, mendapatkan pahala seperti hajii dan umrah, sebagaimana sabda Rasulullah Saw. Berikut :

‘barang siapa shalat subuh dengan berjamaah, lalu duduk berdzikir kepada Allah Swt. Sampai matahari terbit, kemudian shalat dua rakaat, maka ia meraih pahala seperti pahala haji dan umrah.” (HR. Tirmizi).

Dalam hadizt yang lain Rasulullah bersabda :

“ketika aku duduk bersama kaum yang berdzikir kepada Allah Swt. Dari shalat subuh hingga matahari terbit adalah lebih aku sukai daripada memerdekakan empat orang dari anak cucu islami.” (HR. Abu Dawud).

Sementara itu, ada sudut pandang ilmu medis, Dr. Thal’at Muhammad Afifi memaparkan hasil sebuah penelitian yang ada dalam buku Al-Haqaiq fi al-Islam (realitas kedokteran dalam islam). menurutnya, udara pagi hari kaya akan gas ozon yang mampu membunuh bakteri. Hal ini membuat udara bersih dan baik bagi kesehatan. Ketika seseorang bernapas, udara pagi msuk ke paru-paru sehingga mampu membersihkan darah sekaligus menciptakan ketahanan tubuh (antibodi) dari berbagai penyakit.

Sinar ultra violet positif juga terdapat pada pagi hari. Sinar in baik bagi kesehatan kulit karena mengandung vitamin D. selain itu, presentase kortion (salah satu hormon kilut anak ginjal) tertinggi terdapat pada waktu pagi, dan presentase terendah pada sore hari.

Berikut beberapa efek negatif tidur pada pagi hari atau setelah shalat subuh :

Masalah ketidakseimbangan metabolisme

Kebiasaan terlalu sering tidur, apalagi tidurnya terlalu lama berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Tubuh tidak diciptakan untukk sekedar tidur, tetapi juga untuk beraktivitas. Tidur pada pagi hari  dapat mempengaruhi tingkat metabolisme tubuh, karena waktu pagi hari idealnya adaalah waktu sarapan mulai dari sejak pukul 06.00-08.00. akan tetapi bila tubuh masih dalam kondisi tidur, tetu rasa lapar yang kita alami akan terasa lebih lama pula. Dan apabila ini terjadi maka bisa mempengaruhi keseimbangan metabolisme tubuh.

sakit kepala, salah satu dampak dari tidur setelah subuh

Menyebabkan sakit kepala

Ketika tidur pagi, jatah waktu yang kita gunakan untuk tidur semakin lama. Hal ini bisa berpengaruh pada kepala dan membuatnya mudah pusing. Sebab, ada cairan serebrospinal yang mengalir ke otak ketika kita tidur. Ketika kita tidur telalu lama, zat tersebut akan terus mengalir ke orak sehingga menyebabkan sakit kepala.

Rawan penyakit kanker darah

Tidur pada pagi hari dapat mengakibatkan terjadinya kenaikan kadar darah putih di dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan tubuh rawan terkena penyakit kanker darah.

Penyakit jantung

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nurses’ Helth  Study terhadap 72.000 wanita, ditemukan fakta bahwa ketika seorang wanita tertidur terlalu lama hingga pagi hari. Dengan kisaran waktu 9-11 jam, maka hal ini meningkatkan resiko terkena penyakit jantung sampai 38% lebih tinggi. Penyakit jantung juga dapat terjadi akibat bahaya makan malam sebelum tidur karena lambung membutuhkan waktu minimal 4 jam untuk memproses makanan.

Kesimpulan

Nah, sudah jelas kan, apa alasan yang menyebabkan adanya larangan tidur setelah subuh. Ternyata dalam dunia medis juga dijelaskan kenapa kita tidak diperbolehkan tidur lagi setelah subuh. Dengan adanya larangan tidur setelah subuh diharapkan waktu kita menjadi lebih produktif setelah bangun shalat subuh hingga matahari terbit.

Read More